Budayawan Kidung Tirto Ingatkan Jajaran Kejaksaan Tak Bermain Politik di Tengah Isu Jaksa Agung Diganti

Kidung Tirto di depan gedung Kejagung. (ilus)

JAKARTA – Jajaran Kejaksaan Agung RI diminta tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh isu-isu yang berspekulasi tentang rencana penggantian Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Semua insan Adhyaksa, mulai dari Jaksa Agung hingga jajaran di bawah jangan ikut hanyut dengan spekulasi penggantian Jaksa Agung. Apalagi grasa-grusu atau cawe-cawe untuk mencari dan menyelamatkan posisi masing-masing,” kata budayawan dan spiritualis Kidung Tirto Suryo Kusumo, Selasa (13/10/2026).

Dia mengingatkan bahwa pergntian atau reshuffle anggota kabinet merupakan kewenangan dan hak prerogatif Presiden. Dia. juga meyakini Presiden Prabowo akan bijaksana dalam memilih pengganti Jaksa Agung pada waktu yang tepat.

Kidung Tirto menilai ST Burhanuddin masih dibutuhkan negara untuk memperkuat institusi Kejaksaan dalam upaya memberantas korupsi dan menyelamatkan keuangan negara. “Presiden masih mempercayai beliau memimpin Kejaksaan karena kinerjanya nyata, terutama dalam menyelamatkan aset negara,” ujarnya.

Mengenai nama-nama calon Jaksa Agung yang mulai beredar, dia mengingatkan agar masyarakat tidak berspekulasi dan terjebak dalam skenario dari pihak-pihak tertentu. Menurut dia, beberapa nama yang beredar memang cukup dikenal dan berpengalaman tetapi semua kembali kepada penilaian Presiden.

“Jajaran Kejaksaan, terutama para pejabat eselon, jangan bermain politik. Fokuslah bekerja untuk negara dan memperbaiki citra Kejaksaan yang sempat terpuruk. Jaga marwah Kejaksaan jangan sampai ditunggangi oleh pihak-pihak yang coba mencari keuntungan pribadi,” ucapnya.

Isu penggantian Jaksa Agung berembus kencang dalam beberapa pekan terakhir. Beberapa nama calon Jaksa Agung juga mulai beredar di media massa dan media sosial, di antaranya Noor Rachmad, Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, Sunarta, Jan Samuel Maringka, Asep Nana Mulyana, Reda Manthovani, dan Kuntadi. Semua nama tersebut berlatar belakang jaksa. (Binti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *